Site icon Blog Titipbeliin & Titipkirimin

5 Tips Memulai Bisnis Grosir Baju Anak Import dan Potensi Cuannya

5 Tips Memulai Bisnis Grosir Baju Anak Import dan Potensi Cuannya

Kamu ingin memulai bisnis grosir baju anak import, tapi masih bingung harus mulai dari mana? Meskipun permintaan pasar akan produk pakaian dari luar negeri terus meningkat, Titipers tetap butuh strategi sebelum memulainya. Mulai dari riset pasar hingga memilih supplier baju anak import yang tepercaya. 

Nah, lantas bagaimana cara memulai bisnis grosir baju anak supaya cepat cuan? Bagaimana pula potensi usaha dari bisnis ini sehingga worth it untuk dicoba? Simak dulu penjelasannya, yuk!

Peluang Bisnis Grosir Baju Anak Import

Orang tua mana yang tidak ingin anak-anaknya memakai pakaian yang modis dan berkualitas? Hampir tidak ada, bukan? Itulah sebabnya permintaan akan produk pakaian anak-anak semakin meningkat. 

Salah satu cara untuk mendapatkan produk pakaian anak yang modelnya beragam, stylish dan harganya miring adalah dengan mengimpornya dari luar negeri. Selain itu, melihat anak tampil makin cantik atau ganteng dengan setelan import pasti membuat orang tua memiliki kebanggaan tersendiri.

Maka dari itu, tak jarang orang tua rela mengeluarkan uang untuk berbelanja kebutuhan baju anak-anaknya. Bahkan sampai mengoleksi banyak model atau warna yang berbeda. Inilah yang bisa kamu jadikan peluang untuk memulai bisnis grosir baju anak import

Baca Juga: Cari Distributor Barang Import dari China Terbaik dan Aman

Dengan import produk baju anak secara grosir, kamu bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah daripada harga ritel. Dari sinilah kamu bisa meraup untung yang sangat lumayan, karena bisa memperoleh margin profit yang lebih besar.

Selain potensi pasarnya yang menguntungkan, bisnis ini juga relatif mudah dilakukan, karena Titipers bisa memesan produk secara online. Jadi, bagi pemula seperti ibu rumah tangga, karyawan, atau fresh graduate bisa banget mencoba bisnis ini, karena cenderung lebih fleksibel dan bisa dilakukan di rumah.

Supaya makin untung, pilihlah produk-produk baju anak yang bermerek dengan harga miring dari supplier baju terpercaya. Pilih juga model atau motif baju yang kerap dicari konsumen lokal, supaya bisnis grosir baju anak import kamu makin laris.

Tips Memulai Bisnis Grosir Baju Anak Import

Ternyata, peluang bisnis grosir baju anak import cukup menguntungkan, bukan? Jika kamu semakin mantap ingin menekuni bisnis ini, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan sebelum memulainya:

1. Tentukan Jenis Baju Anak yang Hendak Dijual

Sama seperti baju untuk orang dewasa, baju untuk anak-anak pun ada banyak sekali jenisnya, entah itu berdasarkan umur, jenis, kelamin, atau model bajunya. Kalau berdasarkan umur misalnya, baju anak bisa terbagi menjadi beberapa kategori, seperti baju anak bayi, balita, anak-anak prasekolah, anak SD, atau anak SMP.

Jika dilihat dari model bajunya juga beragam. Untuk anak perempuan, model baju yang ada di pasaran biasanya terdiri dari dress, blouse, rok, gamis anak, jilbab anak, dll. Sedangkan untuk anak laki-laki biasanya ada kemeja, sweater, jas, celana, baju koko anak, dan banyak lagi.

Banyak sekali, bukan? Maka dari itu, kamu harus tentukan jenis baju anak yang ingin kamu jual, sebelum memulai bisnis grosir baju anak import. Tujuannya adalah supaya memudahkan kamu dalam menentukan target audiens dan strategi promosinya nanti. 

2. Ikuti Tren

Nah, setelah kamu tentukan fokus pada jenis baju anak tertentu, kamu akan lebih fokus pula dalam mengenali kebutuhan dan keinginan calon pelanggan serta mengikuti tren fashion anak-anak terkini. Dengan menjual produk fashion anak yang sedang tren, kemungkinan besar produk bisnis grosir baju anak import akan lebih cepat laku, bukan?

Misalnya, baju anak dengan motif gambar putri duyung Ariel saat ini sedang populer di kalangan anak-anak. Nah, kamu bisa memilih produk-produk baju yang berkaitan erat dengan putri duyung Ariel untuk dijual kembali, seperti kostum putri duyung, kaos bermotif gambar putri duyung, atau aksesoris-aksesoris (mahkota, kalung mutiara, dll).

Intinya, tren fashion anak dapat berubah dengan cepat, dan para orang tua sering mencari pakaian anak yang up-to-date dengan style terkini. Jadi, dengan menyediakan produk yang sesuai dengan tren, kamu bisa menarik perhatian pelanggan potensial dan meningkatkan penjualan.

3. Siapkan Gudang untuk Menyimpan Stok

Tips lainnya yang tak kalah penting sebelum memulai bisnis grosir baju anak import adalah menyiapkan gudang sebagai tempat penyimpanan barang jualan kamu. Dalam bisnis grosir, kamu perlu memiliki ruang yang memadai untuk mengelola persediaan dengan lebih baik.

Ukuran gudang untuk toko pakaian idealnya adalah 5×6 meter. Ada baiknya lagi gunakan sistem rak, lemari, atau kotak penyimpanan untuk memisahkan dan mengelompokkan produk berdasarkan jenis, ukuran, merek, atau kategori lainnya. Hal ini akan membantu kamu dalam pencarian stok dan menghitung persediaan.

4. Temukan Supplier Baju yang Andal

Sebagian besar dari kamu mungkin masih beranggapan bahwa menemukan supplier untuk bisnis grosir baju anak import sangatlah sulit dan banyak tantangannya. Beda dengan mencari supplier pakaian lokal. Sebenarnya, tidak sesulit perkiraan kamu, kok. 

Sebab, sekarang kan sudah ada internet yang bisa kamu gunakan untuk mempermudah dalam pencarian supplier pakaian import yang andal dan terpercaya. Jadi, tidak perlu terbang jauh-jauh ke luar negeri, seperti Jepang, Korea, atau bahkan China untuk mencari supplier pakaian import yang berkualitas. 

Cukup gunakan internet untuk riset di Google dengan kata kunci “supplier baju import” dan nanti akan muncul beberapa supplier yang bisa kamu identifikasi. Dari situ, kamu bisa nilai sendiri perihal reputasi, pengalaman, dan ulasannya dengan memeriksa website dari masing-masing supplier

5. Siapkan Dokumen Perizinan

Jangan lupa juga untuk menyiapkan perizinan yang diperlukan, supaya bisnis grosir baju anak import kamu resmi dan bisa berjalan lancar tanpa khawatir tersangkut masalah hukum ke depannya. 

Dokumen perizinan import tersebut meliputi Angka Pengenal Importir (API), lebih tepatnya API-U untuk tujuan dagang secara langsung di Indonesia.

Selain API, seluruh dokumen import juga perlu kamu lengkapi, seperti invoice, bill of lading, packing list, dll. Dengan demikian, barang pesanan dari supplier pun bisa masuk ke tanah air dengan lancar dan aman, karena lolos bea cukai.

Tertarik Memulai Bisnis Grosir Baju Anak Import?

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan sebelum memulai bisnis grosir baju anak import, mulai dari menentukan jenis baju hingga memilih supplier baju. Jika kamu kesulitan memilih supplier pakaian anak import yang trusted, gunakan saja jasa import pihak ketiga, yaitu Titipbeliin.com.

Sebagai perusahaan penyedia jasa import yang berpengalaman, Titipbeliin.com senantiasa melayani kebutuhan pelanggan yang ingin membeli produk dari luar negeri, seperti China, Amerika, Hong Kong, dll. Prosesnya pun gampang, karena kamu tidak perlu pusing dengan urusan pajak, administrasi, pengiriman, dan lainnya.Sudah ada tim profesional yang akan meng-handle masalah pengiriman pesanan kamu. Cukup check out saja melalui Titipbeliin.com, kemudian pihak jasa pengiriman import akan bantu mengirimkan produk bisnis grosir baju anak import sampai tiba di tangan kamu dengan aman dan utuh.