Marking Adalah

Marking Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Penggunaannya

Di dunia produksi, mungkin kamu akan menemukan kata marking. Secara general, istilah marking adalah sebuah penandaan pada sebuah produk, untuk memberikan identitas.

Pengertian Marking

Tidak hanya sekedar sebuah penandaan, jadi marking adalah kegiatan yang bisa membantu memberikan nilai tambah, terhadap produk-produk yang diproduksi oleh kamu. Penandaan marking pada produk, juga bisa memberikan proteksi hak paten untuk para manufaktur di market.

Bahkan, di hampir setiap negara di dunia justru meminta para perusahaan manufaktur, untuk memberikan marking atau penandaan di setiap produknya, sebelum produk akan dijual ke konsumen. Lantas bagaimana proses markingnya?

Apa Itu Proses Marking

Apaitu Proses Marking

Jadi proses marking adalah kegiatan penandaan, atau memberikan sebuah tanda sebagai logo atau kode, yang menggambarkan identitas, asal usul atau hak milik suatu barang.

Bukan tanpa alasan sebuah barang dilakukan proses marking. Karena seperti yang kita ketahui, marking adalah bisa memberikan identitas berupa gambar atau kode, yang juga memiliki fungsi, bahkan sudah ada peraturan hukumnya.

Fungsi Proses Marking pada Produk

  • Marking pada produk-produk yang dibuat perusahaan, diwajibkan karena merujuk pada peraturan hukum dan regulasi Internasional.
  • Berfungsi untuk keperluan marketing (marking berbentuk logo, merk and nama perusahaan).
  • Bisa membantu memberikan informasi, mengenai garansi produk terhadap perusahaan manufaktur, seperti nomor model, nomor seri, tanggal produksi, dan lain-lain.
  • Memberikan informasi: Penggunaan barang.
  • Untuk bantu mencegah adanya pemalsuan produk.
  • Bisa memberikan nilai estetika pada dekorasi produk.

Baca Juga: Syarat Menjadi Importir yang Legal, Agar Aman dan Terpercaya

  • Berfungsi untuk Undang-undang produksi dan kepemilikan suatu produk.
  • Bantu memberikan nilai penyesuaian, terhadap suatu produk yang diproduksi.
  • Memberikan modifikasi permukaan.
  • Bisa bantu mempermudah proses pelacakan suatu paket kiriman.

Bagaimana Proses Marking Dilakukan?

Proses Marking Dilakukan

Marking adalah proses penandaan yang wajib dilakukan perusahaan manufaktur, untuk tujuan memberikan identitas pada produk. Namun, tidak semua perusahaan melakukan proses marking yang sama, karena mereka juga memiliki proses marking sendiri-sendiri.

Pasalnya, proses marking juga dilakukan sesuai dengan jenis produk yang diproduksi sebuah perusahaan. Ada produk yang memiliki material keras, lunak, tipis, dan lainnya. Selain itu juga ada yang ingin berwarna, timbul, dan lainnya.

Baca Juga: Cara Beli Barang di Amazon Mudah untuk Importir Pemula Terlengkap

Sehingga, perlakuan proses marking juga berbeda-beda agar marking menjadi identitas yang lekat. Berikut beberapa jenis proses marking yang dilakukan sebuah perusahaan.

  • Marking Laser: Proses marking ini dilakukan  menggunakan cahaya laser dengan intensitas tinggi. Meski menggunakan laser, desain dan bentuk marking juga bisa direquest sehingga menghasilkan gambar.
  • Dot Peen Marking: Proses marking menggunakan teknologi yang bisa memberikan penandaan pada produk, dengan karakter alfanumerik atau gambar. Caranya memberikan markingnya dengan cara dipukul.
  • Impact Marking: Proses marking ini, menjadi proses yang paling kompleks, menggunakan mesin sehingga hasilnya cepat ideal, dan aman untuk produk.
  • Scribe Marking: Salah satu proses marking yang dilakukan dengan inovasi, dan hasilnya sangat ideal terutama berupa garis yang tidak terputus. Biasanya digunakan pada produk bermaterial plastik, baja, alumunium, dan material lainnya.
  • Roll Marking: Proses marking yang dilakukan para permukaan radius atau parameter presisi.
  • Hot Marking for Leather dan Organic Material: Seperti namanya, proses marking ini dilakukan pada permukaan bermaterial Leather, kayu, pvc, ABS, plastik, dan material organik lainnya.

Di Dunia Logistik Marking Adalah

Proses marking adalah kegiatan penandaan, yang tidak hanya berfungsi untuk memberikan identitas produk. Seperti yang sudah dibahas juga, di salah satu fungsi marking produk juga bisa membantu proses pelacakan suatu paket kiriman, pada bidang logistik.

Hal ini menjadi penting, karena di dunia logistik penandaan barang atau paket bisa memudahkan pihak logistik dan penerima mengidentifikasi paketnya. Namun, proses marking di dunia logistik ini biasanya dilakukan dengan dua sistem.

Marking Resi dari E-commerce/Marketplace

Marking resi yang dibuat oleh pihak e-commerce/marketplace tempat pembelian barang. Ketika, marking code sudah diberikan saat check out barang, maka kamu bisa langsung menggunakan marking code tersebut untuk proses pengiriman melalui jasa forwarder.

Marking Code dari Pihak Forwarder

Marking code yang dibuat oleh pihak forwarder, di mana hal ini bisa dilakukan ketika kamu membeli barang di e-commerce/marketplace, dan sudah mengetahui ingin menggunakan jasa forwarder yang mana.

Sehingga, kamu bisa langsung menuliskan alamat gudang milik forwarder yang dituju, setelah itu resi akan keluar berupa marking code, yang sudah terintegrasi dengan data di forwarder yang dipilih.

Baca Juga: Cara Mengecek HS Code untuk Klasifikasi Barang Ekspor-Impor

Pasalnya, dalam melakukan proses pengiriman barang melalui jasa forwarder, kamu pasti membutuhkan marking code. Setelah membeli barang di marketplace atau e-commerce, kamu akan diminta marking code, agar paket bisa dengan mudah dilacak saat berada di gudang forwarder.

Bicara soal jasa pengiriman impor atau forwarder, ternyata di Indonesia sendiri sudah banyak perusahaan yang membuka layanan forwarder. Hal tersebut, dikarenakan meningkatkan daya beli produk impor dari masyarakat Indonesia.

Titipkirimin Jadi Salah Satu Jasa Forwarder Terbaik 

Nah, jasa forwarder terbaik untuk titip kirim barang dari luar negeri salah satunya adalah Titipkirimin.com. Dengan jasa Titipkirimin.com, kamu bisa dengan mudah melakukan pengiriman barang dari luar negeri, khususnya Amerika, China, Inggris, Korea, HongKong, dan Singapura.

Prosesnya juga sangat mudah, di mana kamu bisa merasakan memiliki alamat gudang luar negeri sendiri. Jadi, yang kamu butuhkan untuk menggunakan jasa Titipkirimin.com adalah marking code dari barang yang sudah kamu beli.

Dengan marking kode, pihak Titipkirimin bisa dengan lebih mudah melacak barang, ketika berada di gudang Titipkirimin. Marking code juga bisa memberikan informasi, bahwa paket tersebut adalah milik kamu.

Titipkirimin.com sendiri adalah perusahaan yang masih satu atap dengan Titipbeliin.com. Bedanya, Titipbeliin.com adalah jasa titip beli barang impor, sedangkan Titipkirimin.com hanyalah jasa kirim dari luar negeri ke Indonesia saja.

Sehingga, untuk proses pembeliannya, harus dilakukan secara mandiri. Nah, jika tidak ingin repot beli produk impor sendiri, karena harus negosiasi dengan seller, maka kamu bisa gunakan jasa Titipbeliin.com.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.